English |  Bahasa 
Currency :
English |  Bahasa 
Currency :

Fakta Jerawat dan Cara Mengatasinya

Fakta Jerawat dan Cara Mengatasinya image



Banyak yang mengatakan bahwa jerawat itu is not a big deal. Jerawat nanti bisa hilang sendiri lah, jerawat tidak perlu diapa-apain lah, kalau sudah selesai puber nanti jerawat hilang otomatis lah, cukup cuci muka 5 kali sehari lah, dan masih banyak lagi petuah-petuah yang tidak solutif dilontarkan oleh orang-orang yang tidak berjerawat ke orang yang berjerawat.

Sebelum mengetahui beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi jerawat, kita harus memahami terlebih dulu beberapa fakta seputar jerawat.

 

1. Jerawat memengaruhi kesehatan mental

Banyak yang mengira bahwa jerawat itu hanya masalah seputar inflamasi pada kulit, bekas jerawat, dan tekstur kulit yang tidak merata. Tidak heran jika orang-orang tidak menganggap serius masalah ini saat ia baru saja muncul dan mengeluarkan uang untuk mengatasi masalah ini masih dianggap sebagai pemborosan. Padahal jika kita melihat lebih lanjut, kesehatan mental kita juga bisa dipengaruhi oleh jerawat loh!

Jerawat seringkali mulai muncul saat remaja karena ini merupakan usia pubertas terjadi. Perubahan pada hormon membuat aktivitas kelenjar minyak meningkat sehingga peluang terjadinya jerawat meningkat. Sayangnya, ini juga merupakan saatnya remaja mulai mencari jati diri. Rasa diterima oleh rekan sekitar merupakan salah satu faktor yang penting dalam kesehatan mental remaja dan munculnya jerawat membuat mereka merasa terisolasi. Hal ini diakibatkan oleh jerawat yang membuat mereka self conscious.

Bagaimana dengan orang dewasa? Tampaknya mereka juga tidak kebal dari efek psikologis dari jerawat. Saran-saran yang tidak diinginkan oleh rekan atau tetangga bisa memicu konflik dan membuat penderita berjerawat menghindari orang lain untuk menghindari komentar-komentar yang tidak diinginkan. Walaupun jerawat sudah sembuh, bekas jerawat seperti bopeng juga dapat menurunkan rasa percaya diri (misalnya karena dipanggil “muka bulan”). Jika tidak diatasi, masalah ini bisa berujung pada pengalaman traumatis yang tentunya tidak baik bagi kesehatan mental seseorang.

 2. Jerawat seringkali bersifat kronis

Salah satu pemahaman yang salah juga tentang jerawat adalah masalah ini hanya muncul sekali yang jika diatasi sampai tuntas, jerawat tidak akan balik lagi. Kenyataannya, jerawat adalah kondisi kulit kronis yang perlu diatasi dan tentunya dijaga agar masalah ini tidak mudah muncul lagi. Ketidakpahaman akan masalah ini yang seringkali membuat orang berhenti merawat kulit saat jerawat sudah sembuh hanya untuk kecewa dan panik saat jerawat mereka muncul lagi.

Mengapa masalah ini perlu dipahami? Dengan memahami bahwa jerawat sejati bisa balik lagi, kamu akan jadi lebih berkomitmen dalam merawat kulit berjerawat dan tidak terkejut saat jerawat kembali bertandang. Memahami hal ini juga dapat meningkatkan kesadaran bahwa tidak perlu menyerah dalam berhadapan dengan jerawat yang muncul lagi karena hal ini lumrah terjadi.

Kalau kamu sudah memahami dua fakta di atas, apa yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi masalah jerawat? Jangan percaya kalau ada yang bilang jerawat itu harus dibiarkan saja sampai hilang dengan sendirinya. Walaupun pada akhirnya ada jerawat yang bisa menghilang tanpa intervensi apapun, jerawat bisa meninggalkan bekas yang sifatnya permanen seperti bopeng. Sudah bukan rahasia lagi kalau bopeng ini dapat mengurangi rasa percaya diri seseorang sehingga sangat disarankan untuk merawat kulit berjerawat agar peluangnya meninggalkan bekas semakin kecil.

Produk yang sesuai untuk kulit berjerawat adalah produk yang mengandung bahan yang bisa mengurangi tumpukan sel kulit mati dari pori-pori seperti salicylic acid. Selain itu, bahan anti bakteri seperti sulfur juga mampu mengurangi jumlah bakteri yang menjadi pemicu inflamasi jerawat. Kedua bahan pembasmi jerawat ini bisa kamu temui dalam ElshéSkin Acne Series yang merupakan rangkaian skincare lengkap yang terdiri dari face wash, toner, night treatment, moisturizer, dan sunscreen.

Rangkaian ini layak untuk kamu coba karena rangkaian ini dirancang khusus untuk merawat kulit berjerawat. ElshéSkin Acne Cleansing Wash mampu membersihkan minyak berlebih dan kotoran yang menjadi salah satu penyebab pori-pori tersumbat. Acne Refresh Toner yang dipakai setelah setelah cleansing dapat mengembalikan pH kulit sekaligus menyiapkan kulit untuk skincare anti acne setelahnya. Moisturizer for Acne bisa kamu gunakan setiap pagi dan malam untuk melembapkan kulit sekaligus membantu mengurangi produksi minyak berlebih. Tentunya kamu harus menggunakan sunscreen setiap pagi untuk melindungi kulitmu dari efek buruk sinar UV, ya.

Untuk membantu agar jerawat lebih cepat mereda, kamu bisa menggunakan Acne Night Treatment atau Acne Night Treatment Gel di malam hari di area berjerawat. Kandungan sulfur, salicylic acid, dan multi fruit AHA dalam night treatment ini mampu membersihkan pori-pori dari sel-sel kulit mati yang menumpuk, membunuh bakteri penyebab jerawat, sekaligus meredakan inflamasi.

 

Kulit berjerawatmu memang akan membutuhkan perhatian lebih agar selalu bebas jerawat, jadi jangan pernah lelah dalam merawat kulit agar jerawatmu segera teratasi dan tentunya tidak meninggalkan bekas. Perlu juga diketahui bahwa jika jerawatmu sudah parah, misalnya mengalami jerawat jenis nodul dan cystic, tidak ada salahnya kamu menghubungi dokter kulit yang kompeten karena masalah ini sangat mungkin menyebabkan bopeng jika tidak diatasi segera.

Wish you a great mental health and good luck for your skincare journey!

Untuk kamu yang masih bingung ingin menggunakan produk apa, bisa langsung konsultasi (SKINCHECK) dengan beauty expert elsheskin menggunakan whatsapp dibawah ini.

Chat by Whatsapp